STRATEGI PEMBELAJARAN PERJUANGAN P2
Nama : Hamidun
Nim : 11901087
Kelas : PAI 4A
Dosen Pengampu : Ibu. Farninda Aditiya., M. Pd
Mata Kuliah : Magang 1
Disini saya membahas sedikit tentang strategi pembelajaran mengenai hal tersebut setiap orang sebelum melakukan sesuatu pasti memerlukan namanya strategi.
Di dalam sebuah pendidikan ada namanya sebuah pembelajaran jadi di dalam pendidikan kita di haruskan untuk memiliki sebuah strategi atau langkah-langkah untuk mencapai sebuah pembelajaran yang kita inginkan. Jadi di dalam sebuah pendidikan ada namanya strategi pembelajaran yang kita capai nantinya, yang mana di dalam strategi pembelajaran ini melibatkan guru dan siswa yang ada di dalamnya.
Sebagai seorang Guru yang profesional kita dituntut untuk dapat menampilkan keahliannya di depan kelas. Salah satu keahlian tersebut, yaitu kemampuan menyampaikan pelajaran kepada siswa. Untuk dapat menyampaikan pelajaran dengan efektif dan efisien, guru perlu mengenal berbagai jenis strategi pembelajaran sehingga dapat memilih strategi manakah yang paling tepat untuk mengajarkan suatu bidang studi tertentu. Dalam rangka pencapaian tujuan pembelajaran, setiap guru dituntut untuk memahami benar strategi pembelajaran yang akan diterapkannya. Sehubungan dengan hal tersebut, seorang guru perlu memikirkan strategi pembelajaran yang akan digunakannya. Pemilihan strategi pembelajaran yang tepat berdampak pada tingkat penguasaan atau prestasi belajar siswa.
Setiap yang kita lakukan pasti banyak sekali melewati namanya proses diantaranya yaitu, Proses belajar terjadi karena adanya interaksi antara siswa dengan lingkungannya. Oleh karena itu, lingkungan perlu diatur sedemikian rupa sehingga timbul reaksi siswa ke arah perubahan perilaku yang diinginkan. Pengaturan lingkungan tersebut sangat mempengaruhi di antaranya, meliputi analisis kebutuhan siswa, karakteristik siswa, perumusan tujuan, penentuan materi pelajaran, pemilihan strategi yang sesuai, serta media pembelajaran yang diperlukan. Jadi, strategi pembelajaran merupakan salah satu unsur yang penting dipahami oleh guru.
Strategi pembelajaran disusun berdasarkan suatu pendekatan tertentu. Oleh karena itu, sebelum diuraikan tentang strategi pembelajaran, terlebih dahulu kita mengetahui pengertian pendekatan.
Pendekatan merupakan seperangkat wawasan yang secara sistematis
digunakan sebagai landasan berpikir dalam menentukan strategi, metode, dan teknik (prosedur) dalam mencapai target atau hasil tertentu sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan oleh pimpinan. Pendekatan tersebut juga dapat diartikan sebagai suatu perspektif atau cara pandang seseorang dalam menyikapi segala sesuatu yang kita lakukan.
Sebelum itu kita harus melihat apa itu strategi ?
Kata strategi berasal dari bahasa Latin strategia, yang diartikan sebagai seni penggunaan rencana untuk mencapai tujuan. Sedangkan menurut para ilmuan pendidikan yaitu :
Strategi pembelajaran menurut Frelberg & Driscoll (1992) dapat digunakan untuk mencapai berbagai tujuan pemberian materi pelajaran pada berbagai tingkatan, untuk siswa yang berbeda, dalam konteks yang berbeda pula. Gerlach & Ely (1980) mengatakan bahwa strategi pembelajaran merupakan cara-cara yang dipilih untuk menyampaikan materi pelajaran dalam lingkungan pembelajaran tertentu, meliputi sifat, lingkup, dan urutan kegiatan yang dapat memberikan pengalaman belajar kepada siswa.
• Dick & Carey (1996) berpendapat bahwa
strategi pembelajaran tidak hanya terbatas pada prosedur kegiatan, melainkan juga termasuk di dalamnya materi atau paket pembelajaran. Strategi pembelajaran terdiri atas semua komponen materi pelajaran dan prosedur yang akan digunakan untuk membantu siswa mencapai tujuan pembelajaran tertentu.
Strategi pembelajaran juga dapat diartikan sebagai pola kegiatan pembelajaran yang dipilih dan digunakan guru secara kontekstual, sesuai dengan karakteristik siswa, kondisi sekolah, lingkungan sekitar serta tujuan khusus pembelajaran yang dirumuskan. Kemudian Gerlach & Ely (1980) juga mengatakan bahwa perlu adanya kaitan antara strategi pembelajaran dengan tujuan pembelajaran, agar diperoleh langkah-langkah kegiatan pembelajaran yang efektif dan efisien. Strategi pembelajaran terdiri dari metode dan teknik (prosedur) yang akan menjamin bahwa siswa akan betul-betul mencapai tujuan pembelajaran. Kata metode dan teknik sering digunakan secara bergantian.
Gerlach & Ely (1980) mengatakan bahwa teknik (yang kadang-kadang disebut metode) dapat diamati dalam setiap kegiatan pembelajaran. Teknik adalah jalan atau alat (way or means) yang digunakan oleh guru untuk mengarahkan kegiatan siswa ke arah tujuan yang akan dicapai. Guru yang efektif sewaktu-waktu siap menggunakan berbagai metode (teknik) dengan efektif dan efisien menuju tercapainya tujuan.
Ada juga namanya teori !
TEORI YANG MELANDASI STRATEGI PEMBELAJARAN
Crowl, Kaminsky & Podell (1997) mengemukakan tiga pendekatan yang
mendasari pengembangan strategi pembelajaran. Pertama, Advance Organizers dari Ausubel, yang merupakan pernyataan pengantar yang membantu siswa mempersiapkan kegiatan belajar baru dan menunjukkan hubungan antara apa yang akan dipelajari dengan konsep atau ide yang lebih
luas. Kedua, Discovery learning dari Bruner, yang menyarankan pembelajaran dimulai dari penyajian masalah dari guru untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menyelidiki dan menentukan pemecahannya.
Ketiga, peristiwa-peristiwa belajar dari Gagne. Gagne (dalam Gagne & Driscoll, 1988) mengembangkan suatu model berdasarkan teori pemrosesan informasi yang memandang pembelajaran dari segi 9 urutan peristiwa sebagai berikut.
a. Menarik perhatian siswa.
b. Mengemukakan tujuan pembelajaran.
c. Memunculkan pengetahuan awal.
d. Menyajikan bahan stimulasi.
e. Membimbing belajar.
f. Menerima respons siswa.
g. Memberikan balikan.
h. Menilai unjuk kerja.
i. Meningkatkan retensi dan transfer.
Ada beberapa dasar yang dapat digunakan untuk mengklasifikasi strategi pembelajaran. Berikut ini akan dikemukakan beberapa di antaranya untuk dipahami dan pada saatnya dapat dipilih serta digunakan secara efektif. Berdasarkan bentuk pendekatannya, dibedakan menjadi 3 yaitu :
1. Expository dan Discovery/Inquiry
Dari hasil penelitian Edwin Fenton diketahui bahwa strategi pembelajaran yang banyak digunakan oleh para guru.
2. Discovery dan Inquiry
Discovery (penemuan) sering dipertukarkan pemakaiannya dengan inquiry (penyelidikan) penemuan adalah proses mental yang mengharapkan siswa mengasimilasikan suatu konsep atau suatu prinsip. Disini siswa melibatkan siswa untuk berperan aktif di dalam pembelajaran.
3. Cara Belajar Siswa Aktif (CBSA)
Sejak dulu cara belajar ini telah ada, yaitu bahwa dalam kelas mesti terdapat kegiatan belajar yang mengaktifkan siswa.
Berbagai Jenis Strategi Pembelajaran !
Strategi pembelajaran menunjukkan kontinum yang terentang dari strategi yang berpusat pada guru, yang lebih eksplisit ke strategi yang berpusat pada pebelajar, yang kurang eksplisit.
Dengan strategi pembelajaran deduktif, pembelajaran dimulai dengan prinsip yang diketahui ke prinsip yang tidak diketahui. Dengan strategi pembelajaran induktif, pembelajaran dimulai dari prinsip-prinsip yang tidak diketahui ke prinsip-prinsip yang diketahui. Perbedaan antara keduanya dicontohkan sebagai berikut guru mengajar konsep “topic sentence”, guru yang menggunakan pendekatan deduktif meminta pebelajar membaca definisi “topic sentence”. Kemudian, guru memberikan contoh-contoh topic sentence dan mengakhiri pelajaran dengan meminta pebelajar menulis kalimat topiknya sendiri. Selanjutnya, guru dapat mereviu kalimat tersebut dan memberikan balikan Kekuatan strategi deduktif ini berpusat pada strategi pembelajaran yang menghubungkan antara contoh guru dan tugas pebelajar. Walaupun koran merupakan media yang bagus digunakan untukpelajaran
topic sentence. Seorang Guru yang menggunakan pendekatan induktif mungkin memberikan contoh paragraf dengan penekanan pada topic sentence. Dengan strategi ini, guru tidak menceritakan pada awal ketika pebelajar mempelajari topic sentence atau guru tidak memberikan definisinya, tetapi pada akhirnya
pebelajar akan menemukan sendiri apa yang dimaksud dengan “topic sentence”.
Strategi pembelajaran dibedakan atas 7 jenis yaitu diantaranya :
1. Strategi Pembelajaran Ekspositori (SPE),
2. Strategi Pembelajaran Inkuiri (SPI).
3. Strategi Pembelajaran Berbasis Masalah (SPBM).
4. Strategi Pembelajaran Peningkatan Kemampuan Berpikir (SPPKB),
5. Strategi Pembelajaran Kooperatif (SPK).
6. Strategi Pembelajaran Kontekstual (CTL) dan
7. Strategi Pembelajaran Afektif (SPA)
Sekilas mengenai strategi pembelajaran di dalam sebuah pendidikan amatlah penting di gunakan dalam penyampaian materi, kita memerlukan namanya strategi pembelajaran dan media lainnya untuk kita gunakan dalam penyampaiannya, sebelum di lakukan sebuah pembelajaran kita memerlukan namanya strategi pembelajaran tersebut.
(1984). Strategi Belajar Mengajar suatu Pengantar. Jakarta:
PPLPTK.
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. (1982). Konsep CBSA dan
Berbagai Strategi Belajar Mengajar. Program Akta VB Modul 11.
Jakarta: Ditjen Pendidikan Tinggi
Komentar
Posting Komentar